STEBI Al Rosyid

Lambang dan Arti

1. Unsur Santri (Religiusitas & Karakter Pesantren)

Bingkai Segi Lima (Bunga Melati): Melambangkan rukun Islam dan Pancasila, menegaskan identitas institusi yang tumbuh di lingkungan pesantren dengan ketaatan pada agama.

Bintang Sembilan: Merupakan simbol khas yang sering dikaitkan dengan Wali Songo atau Nahdlatul Ulama, melambangkan santri yang menjunjung tinggi dakwah Islam yang moderat dan rahmatan lil ‘alamin.

Warna Hijau: Warna dominan pesantren yang melambangkan kesuburan iman, ketenangan, dan pertumbuhan spiritual santri.

2. Unsur Bangsa (Nasionalisme & Kontribusi Negara)

Peta Indonesia pada Globe: Menunjukkan semangat nasionalisme. STEBIA mendidik mahasiswa untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia dalam kancah global.

Warna Merah Putih: Terdapat pada elemen melingkar di belakang logo, mencerminkan identitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan semangat perjuangan para pahlawan/pendiri pondok.

Pita Bertuliskan “Kendal Bojonegoro”: Menunjukkan identitas lokal dan kebanggaan akan akar wilayah sebagai basis pengabdian kepada masyarakat sekitar.

3. Unsur Ekonomi (Kemakmuran & Bisnis)

Simbol Buku/Kitab Terbuka (Warna Kuning): Melambangkan sumber ilmu pengetahuan. Dalam konteks ekonomi, ini adalah penguasaan terhadap literasi keuangan dan teori bisnis.

Warna Kuning/Emas: Secara psikologis melambangkan kemakmuran, kejayaan, dan nilai ekonomi yang tinggi. Ini merepresentasikan tujuan ekonomi untuk mensejahterakan umat.

4. Unsur Perbankan Syariah (Etika & Sistem Keuangan Islam)

Globe (Bola Dunia) dengan Garis Lintang & Bujur: Menyerupai bentuk koin atau sistem keuangan global. Ini melambangkan ambisi untuk menguasai sistem perbankan syariah dunia yang transparan dan terukur.

Api di Atas Buku: Melambangkan semangat yang tak kunjung padam dalam melakukan inovasi di bidang keuangan syariah

Tulisan Melingkar: Nama institusi yang mengelilingi globe menunjukkan bahwa STEBIA hadir sebagai payung yang melindungi dan mengatur praktik ekonomi agar tetap berada pada koridor syariah (amanah dan akuntabel).

Menyongsong Masa Depan dengan Pendidikan Berkualitas dan Berintegritas