
KABAR GEMBIRA! STEBI Al Rosyid Bojonegoro Resmi Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027
BOJONEGORO – Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Islam (STEBI) Al Rosyid resmi membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2026/2027. Sebagai salah satu kampus ekonomi Islam terkemuka, STEBI Al Rosyid kembali memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi ahli ekonomi syariah masa depan.
Pada pembukaan PMB gelombang kali ini, STEBI Al Rosyid fokus menghadirkan program studi yang memiliki prospek kerja luas dan relevan dengan perkembangan industri keuangan saat ini.
Program Studi Unggulan
STEBI Al Rosyid menawarkan dua program studi (Prodi) strata satu (S1) yang telah terakreditasi:
-
Ekonomi Syariah (Eksya): Membentuk sarjana yang ahli dalam menganalisis fenomena ekonomi berdasarkan prinsip tauhid, keadilan, dan keseimbangan.
-
Perbankan Syariah (PS): Mencetak tenaga profesional yang siap berkarier di institusi keuangan syariah, perbankan, maupun manajer lembaga keuangan non-bank.
Mengapa Memilih STEBI Al Rosyid?

Selain kurikulum yang memadukan teori modern dan nilai-nilai pesantren, mahasiswa juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung:
-
Tenaga Pengajar Profesional: Dosen lulusan kampus ternama yang berpengalaman di bidangnya.
-
Beasiswa: Tersedia berbagai jalur beasiswa, mulai dari Beasiswa Tahfidz, Beasiswa Prestasi, hingga bantuan biaya pendidikan lainnya.
-
Lingkungan Islami: Atmosfer akademik yang kental dengan nilai-nilai akhlakul karimah.
-
Koneksi Industri: Jejaring luas dengan berbagai lembaga keuangan syariah untuk mempermudah praktik kerja dan penyerapan lulusan.
Jalur Pendaftaran
Calon mahasiswa dapat mendaftarkan diri melalui dua cara:
-
Offline: Datang langsung ke Sekretariat PMB di Kampus STEBI Al Rosyid, Jl. KH. R. Rosyid, Kendal, Bojonegoro.
-
Online: Mengakses portal pendaftaran resmi melalui website STEBI Al Rosyid.
“Mari bergabung bersama kami menjadi agen perubahan ekonomi umat yang berintegritas dan profesional. Saatnya menjadi ahli ekonomi yang berkah dan mandiri!”